Untuk Sementara Blog ini ditutup Untuk Perbaikan
Cara Miras
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Juli 2017

Motivasi

Motivasi Wirausaha - di dalam berwirausaha atau sedang menuju untuk menjadi wirausaha kadang kita perlu motivasi yang tinngi untuk mencapai itu semua, akan tetapi, ada juga yang sudah menjadi wirausaha tetapi usahanya drop atau bangkrut, dan semua itu kita harus mempunyai motivasi, nah pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan beberapa motivasi untuk kalian yang bisa kalian ambil hikmahnya untuk dijadikan motivasi, akan tetapi motivasi ini berguna juga untuk semua apa atau apa saja yang dibutuhkan untuk memotivasi diri kalian.

Motivasi Wirausaha
Motivasi - Bugis Makassar
Berikut Pemaparannya.

Pengertian Motivasi

Asal Kata Motivasi - Berasal dari kata motif yang berarti sesuatu yang menggerakkan manusia untuk bertingkah laku dan berbuat dengan tujuan tertentu.

Secara Umum Motivasi - adalah suatu kekuatan yang dihasilkan dari keinginan seorang untuk memenuhi kebutuhannya misalnya, rasa haus, lapar, dll.

Teori Motivasi Klasik

Teori motivasi klasik biasa disebut teori kebutuhan tunggal. Ini dikemukakan oleh Federick W. Taylor. Menurut teori ini Motivasi para pekerja hanya untuk dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasanbiologis saja. Kebutuhan Kebutuhan biologis adalah kebutuhan kebutuhan yang diperlukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup seseorang. Kebutuhan dan kepuasan biologis ini akan terpenuhi, jika gaji atau upah (uang atau barang) yang diberikan cukup besar. Jadi jika gaji atau upah karyawan dinaikan maka semangat bekerja mereka akan meningkat.

Maslow’s Need Hierarchy Theory

Maslow’s Need Hierarchy Theory atau Theory of Human Motivation, dikemukakan oleh A.H. Maslow tahun 1943. Teori ini merupakan kelanjutan dari “Human Science Theory” yang menyatakan bahwa kebutuhan dan kepuasasn seseorang itu jamak yaitu kebutuhan biologis dan psikologis berupa materil dan non materiil.

Dasar Maslow’S Need Hierarchy Theory

Manusia adalah makhluk sosial yang berkeinginan. Ia selalu inginkan lebih banyak. keinginan ini terus-menerus, baru berhenti jika akhir hayatnya tiba.

Suatu kebutuhan yang telah dipuaskan tidak menjadi alat motivasi bagi pelakunya: hanya kebutuhan yang belum terpenuhi yang menjadi alat motivasi.

Kebutuhan Manusia bertingkat-tingkat sebagai berikut:
  • Physiological Needs (Kebutuhan fisiologis)
  • Safety and Security Needs (Keselamatan dan keamanan)
  • Affiliation or acceptance Needs (Kebutuhan Afiliasi atau Penerimaan)
  • Esteem or Status Need (Esteem atau Status Need)
  • Self Actualization (Aktualisasi diri)
Motivasi Wirausaha
Theory Tingkat Kebutuhan - Bugis Makassar
Herzberg's Two Factors Mutivation Theory

Menurut teori ini motivasi ideal yang dapat merangsang usaha adalah peluang untuk melaksanakan tugas yang lebih membutuhkan keahlian dan peluang untuk mengembangkan kemampuan.

Tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam memotivasi bawahan menurut herzberg:
  1. Hal-hal yang mendorong karyawan adalah pekerjaan yang menantang yang mencakup perasaan untuk berprestasi, bertanggung jawab, kemajuan dapat menikmati pekerjaan itu sendiri dan adanya pengakuan atas semuanya itu.
  2. Ha-hal yang mengecewakan karyawan adalah terutama faktor yang bersifat embel-embel saja pada pekerjaan, peraturan pekerjaan, penerangan, istirahat, jabatan, hak, gaji, tunjangan, dll.
  3. Karyawan kecewa, jika peluang untuk berprestasi terbatas.

Teori X dan Y (Douglas Mc. Gregor)

Teori X
Teori ini memaparkan bahwa untuk memotivasi harus dilakukan dengan cara yang ketat, dipaksa dan diarahkan supaya mereka mau bekerja secara sungguh-sungguh. Jenis motivasi yang diterapkan adalah cenderung pada motivasi yang negatif yakni dengan menerapkan hukuman yang tegas sehingga tipe kepemimpinan teori X adalah otoriter.

Teori Y
Teori ini memaprkan bahwa untuk memotivasi karyawan hendaknya lakukan dengan cara peningkatan partisipasi karyawan,serta kerjasama dan keterikatan pada keputusan. Tegasnya dedikasi dan partisipasi akan lebih menjamin tercapainya sasaran.

Teori Prestasi (Achievement Theory) dari Mc. Clelland

Teori ini berusaha menjelaskan tingkah laku yang berorientasi kepada prestasi yang didefinisikan sebagai tingkah laku yang diarahkan terhadap tercapainya standard of exellent.

Menurut teori ini seseorang yang mempunyai kebutuhan akan keberhasilan (need for achievement) yang tinggi selalu mempunyai pola pikir tertentu ketika ia merencanakan untuk melaksanakan sesuatu, selalu mempertimbangkan apakah pekerjaan yang akan dilakukan itu cukup menantang atau tidak.

Nah Untuk kalian yang ingin mempunyai materi ini silahkan download dibawah ini tidak usah Copy Paste Orang lain, jangan Menklaim milik orang lain Cezz.



Nah itulah tadi pemaparan Materi dari saya mengenai Motivasi Seorang Wirausaha atau Kewirausahaan, jika ada beberapa artikel yang kurang dimengerti silahkan bertanya di Via Contact yang telah disediakan atau sertakan Comentar anda dibawah ini, Terimakasih.

Jumat, 07 Juli 2017

Eksploitasi Rasa Bawah Sadar Untuk Kemajuan Usaha

Halo Cez, saya sebagai penulis disini akan membagikan Bagaimana Eksploitasi Rasa Bawah Sadar Untuk Kemajuan Usaha, dimana seorang pengusaha harus Toleransi, Terhadap semua orang agar usahanya dapat berjalan dengan semestinya, oke langsung saja pembahasannya, ada dibawah ini.

Eksploitasi Rasa Bawah Sadar Untuk Kemajuan Usaha

Rasa Bawah Sadar
Rasa bawah sadar banyak diartikan orang-orang dengan kata laing yang benar itu ada dibawah ini.

  • Proses mental bawah sadar sangat besar artinya dalam membantu kita melaksanakan tugas sehari-hari.
  • Banyak ide berasal dari proses ini, tapi tidak semua orang bisa memanfaatkannya.
  • Adalah suatu kerugian besar bagi orang yang tidak menghiraukan rasa bawah sadar tersebut, karena apa yang muncul sekarang, jika tidak dimanfaatkan, maka ia tidak akan muncul kembali.

Contoh Rasa Bawah sadar
Yang saya ketahui contoh bawah sadar cuman ada dua, silahkan cek dibawah ini jika ingin mengetahuinya.
  • Pada waktu anda bicara dengan seserang, tiba-tiba muncul suatu ide dalam pikiran anda, namun anda masih meneruskan obrolan anda. Misalnya muncul ide menelpon seseorang untuk menawarkan barang.
  • Kemudian anda coba mengingat kembali ide apa yang muncu sewaktu berbicara tadi, ternyata anda tidak mengingatnya
Pengertian Rasa Bawah Sadar
Adalah mental, bisa berbentuk pikiran, ide dan perasaan yang muncul dalam pikiran tanpa kita sadari.

Pikiran Manusia Menurut (Freud)
Freud mengumpamakan, pikiran manusia dengan sebuah gunung es. Hanya kira-kira 1/8 gunung es yang muncul di permukaan air, sedangkan 7/8 ada dibawah permukaan air (hanya sebagian kecil proses mental yang disadari, dan sebagian besar berada di bawah sadar)

Kondisi yang Mendorong Proses Bawah Sadar Menurut (Prof. George W. Ladd)
Ada 11 Perkataan Prof. George W.Ladd tentang apa saja yang bisa mendorong Proses Bawah Sadar kita ada dibawah ini.
  1. Doubt (keraguan): jika anda ragu tentang suatu pikiran, atau pemecahan masalah dengan cara konvensional, maka rasa bawah sadar anda akan menciptakan ide pemecahannya.
  2. Venturesome Attitude (sikap berani): Anda tidak berani mencoba-coba jika anda takut berbuat salah. Kesalahan itu adalah hal yang biasa, dan kegagalan tidak pernah bisa diramalkan secara tepat (J.M. Keyness). Mereka yang akrab dengan kegagalan untuk meraih kreativitas, sungguh telah mendapatkan keuntungan, sungguh telah mendapatkan keuntungan (Carol Kensey Goman)
  3. Bermacam-Macam Pengalaman, memories dan interest: jika lebih banyak pengalaman yang anda miliki, maka lebih banyak problem itu anda pecahkan (Raaheim. Ahli Ilmu Jiwa)
  4. Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh: jika anda membuat persiapan secara sungguh-sungguh, merenungi masalahnya dengan jelas, maka rasa bawah sadar anda akan membantu mengeluarkan ide yang bermanfaat.
  5. Menyerah sementara: jika kita tidak bisa memecahkan suatu masalah, ada kalanya kita menyerah sementara, kemudian muncul ide baru setelah mendiamkannya sejenak.
  6. Relaxation (istirhat atau santai): proses bawah sadar seseorang ada yang aktif pada malam hari, dan orang ini akan bangun tengah malam dengan ide cemerlang, atau idenya akan muncul setelah jalan di pagi hari, ada juga orang yang senang berbaring setengah tidur untuk mendapatkan intuisi.
  7. Writting: intuisi banyak muncul ketika kita menulis. J.Z Young. Pada waktu ia muai menulis, dia hanya tahu kalimat pertama saja dan samar-samar pikirannya, dan ia tidak tahu apa kalimat selanjutnya. Tapi bila ia mulai, maka intuisinya muncul terus menerus, dan ia tidak tahu apa kalimat selanjutnya. Tapi bila ia mulai, maka intuisinya muncul terus menerus, dan selesailah pekerjaan menulisnya.
  8. Bertukar pikiran: diskusi dengan orang laing akan sangat membantu memecahkan masalah. Buah pikiran anda tadinya kurang komplit, akan membantu pemecahan selanjutnya. (menulis adalah salah satu bentuk diskusi dengan diri sendiri)
  9. Bebas dari kebingungan atau kekacuan: satu hal yang mengganggu rasa bawah sadar ialah banyaknya gangguan atau interupsi (biasanya tugas yang banyak sekali silih berganti dianggap sebagai random noise oleh rasa bawah sadar atau suatu keributan saja, dan ini tidak melahirkan intuisi)
  10. Deadlines (Batas Waktu): beberapa ilmuwan bekerja lebih baik bila waktu yang ditetapkan hampir habis. Batas waktu mendorong rasa bawah sadar bekerja lebih giat.
  11. Tension: keterlibatan Kita yang sangat dalam suatu persoalan, ditambah lagi dengan rasa ingin tahu yang besar akan mendorong rasa bawah sadar kita.
Intuisi
  • Filosofi= Pengetahuan mendadak yang diperoleh tanpa sadar.
  • Ilmu Pengetahuan= Pengertian yang diperoleh mendadak tentang kebenaran.
  • Beveridge= Pemberian keterangan yang tiba-tiba tentang situasi, suatu penjelasan tentang ide yang melompat ke sadaran.
  • Ahli Agama= Suara hati yang merupakan hidayah dari Maha Kuasa.
Adapun yang Mendorong Munculnya Intuisi ialah

Harus ada pengalaman, banyak membaca, diskusi, mengikuti kursus, pelatihan, seminar, Jasmani dan rohani tetap sehat dan sebagainya

Itulah tadi pemaparan materi mengenai Eksploitasi Rasa Bawah Sadar Untuk Kemajuan Usaha, jiia kalian suka dengan apa saya bagikan jangan lupa untuk Subcribe secara gratis di website Bugis Makassar, dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar dibawah ini, Bye, Bye sampai jumpa diartikel selanjutnya.

Rabu, 05 Juli 2017

Kepribadian, Temperamen dan Watak Wirausaha

Halo, kita bertemu lagi pada pembahasan Kepribadian Wirausaha, Temperamen Wirausaha dan sekaligus Watak Seorang Wirausaha. Kepribadian wirausaha itu berbeda beda. Baik langsung saja pembahasannya untuk mempersingkat waktu.

Kepribadian, Temperamen dan Watak Wirausaha

Pengertian Kepribadian

  • Erich Fromm pernaha mengatakan bahwa keseluruhan kualitas psikis yang diwarisi atau diperoleh yang khas pada seseorang yang membuatnya unik. (By personality I understand the totality of inherted aquires psycihic qualities which are characteristic of one individual and which make the individual unique).

  • Sutan Takdir Alisyahbana juga mengatakan, bahwasanya keseluruhan karakteristik dari diri seseorang, bisa berbentuk pikiran, perasaan, kata hati, beruapa temperamen, watak (karakter), Sedangkan.

Produktif ialah kegiatan yang menimbulkan atau meningkatkan kegunaan (utility)

  • Utility of place (kegunaan tempat)
  • Utility of time (kegunaan waktu)
  • Utility of form (kegunaan bentuk)
  • Utility of ownership (kegunaan kepemilikan)

Kepribadian yang Produktif
  • Adalah individu yang menghasilkan kontribusi bermanfaat bagi lingkungannya, seperti menampung tenaga kerja, memberi sumbangan sosial, menjaga kebersihan, bergaul dengan sesama, dan sebagainya.
  • Memiliki sikap percaya diri, kapabilitas, self esteemnya tinggi, imajinatif, inovatif, bertanggung jawab dan responsif dalam berhubungan dengan orang lain.

Dimensi Pokok Social Responsibility
  • Skill of Social Interaction, yaitu adanya ketrampilan berinteraksi dalam masyarakat seperti qualities of spontaneity, friendliness, tolerance, open relationship (senang berinteraksi, bergaul, toleransi dan terbuka sesama teman)
  • Value Structure, memiliki struktur nilai seperti deep empaty dan concern for others (rasa empati, menolong orang lain yg membutuhkan pertolongan)

Ciri-Ciri Pribadi yang Produktif
  1. Tidak banyak tergantung orang lain
  2. Memiliki rasa tanggung jawab
  3. Obyektif dan Kritis
  4. Emosinya Stabil
  5. Sociability (lingkungan yang cocok, ia akan tampil ke depan lingkungan. tidak cocok, ia akan menjaga jarak.
  6. Keyakinan agama (pengakuan akan pertolongan dan kekuasan sang Pencipta)

Ciri Ciri Pribadi yang tidak Produktif
  1. Pribadi yang hanya senang mendengar saja, dia pendengar yang baik, tidak pernah mengemukakan ide. Dia tidak bisa mengatakan 'TIDAK', dia lebih senang mengatakan 'YA'
  2. Dia lebih senang mengekploitasi orang lain untuk keuntungan pribadinya.
  3. Dia lebih senang menyimpan segala macam informasi, tidak pernah ia keluarkan kembali informasi yang pernah ia terima.
  4. Sifatnya sentimentil, suka merenung masa lalu.
  5. Dia banyak mengetahui segala sesuatau, tetapi tidak bisa mengukapkan buah pikirannya.
  6. Dia suka memasarkan pribadinya dengan memperoleh imbalan atau balas jasa.
  7. Dia lebih senang mengikuti anggapan orang lain terhadapnya.

Pribadi yang Immatury (belum matang)
  • Lebih bersifat pasif.
  • Ketergantungan kepada orang lain.
  • Tidak punya pandangan ke depan.
  • Posisinya selalu dibawah.
  • Kurang menghargai dirinya, kurang mencintai dirinya.

Temperamen
Cara bereaksi atau bertingkah laku yang bersifat tetap dan tidak berubah.

4 Macam Temperamen (Hippocates)
  1. Gholeric (api, panas, cepat dan kuat = Gampang Marah)
  2. Sanguine (udara, panas dan lembab, cepat dan lemah = Terlalu Optimis)
  3. Melancholic (bumi, dingin, kering, lemah dan kuat = Pendiam)
  4. Phlegmatic (air, dingin, lembab, dan lemah = Lamban)

Watak
  • Suatu pola tingkah laku yang khas yang terdapat pada seseorang.
  • Dibentuk oleh pengalaman semasa kanak-kanak dan dapat berubah pada batas-batas tertentu karena pengalaman baru yang diperolehnya.
  • Ahli psikologi behavioristik sifat watak dapat disamakan dengan sifat tingkah laku.
  • Ahli Sosio-psikologis selalu berhubungan dengan sesamanya, dengan alam dan dengan dirinya sendiri (senang, marah, kasihan, benci, sayang, cinta, bekerja sama, bersaing dan sebagainya)

Bagaimana dengan pembahasan Kepribadian, Temperamen dan Watak Wirausaha, Jika kalian suka dengan artikel ini silahkan berlangganan secara gratis via email dan silahkan meninggalkan jejak dibawah komentar artikel ini, jika ada beberapa kata yang tidak di mengerti kalian bisa mengecek bahasa tersebut di KBBI atau klik link berikut http://kbbi.web.id